BRMP Bengkulu Siap Kawal Target LTT 2026 demi Swasembada Pangan
Rabu 21 Januari 2026, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bengkulu (BRMP Bengkulu) mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang diselenggarakan Kementerian Pertanian secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.700 peserta dari unsur pusat dan daerah, sebagai upaya memperkuat peran penyuluh dan meningkatkan koordinasi dalam mendukung percepatan tanam menuju swasembada pangan nasional. Dalam rakor tersebut ditekankan pentingnya pelaporan data LTT secara akuntabel melalui aplikasi e-Pusluh serta penyampaian kendala lapangan secara berjenjang.
Berbagai arahan strategis disampaikan, mulai dari penguatan validasi data, percepatan tanam maksimal 14 hari setelah panen, pemetaan potensi tanam, mobilisasi alsintan, hingga optimalisasi Brigade Pangan. Untuk Provinsi Bengkulu, ditetapkan target LTT tahun 2026 sebesar 12.286 hektare dengan fokus pada program oplah, cetak sawah rakyat, padi reguler, padi gogo, dan Brigade Pangan, serta target minimal realisasi 10.600 hektare pada akhir Januari 2026.
Kepala BRMP Bengkulu menegaskan komitmen balai dalam mengawal pelaksanaan program melalui penguatan koordinasi dengan PJ, LO, dan penyuluh, serta optimalisasi pelaporan harian berbasis eviden. Hasil rakor ini diharapkan dapat ditindaklanjuti secara nyata di lapangan melalui sinergi penyuluh, pemerintah daerah, dan petani, sehingga percepatan LTT di Bengkulu berjalan optimal dan berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan.