Semangat Lanjutkan Swasembada Pangan, BRMP Bengkulu Hadiri PENAS
Jumat, 18 Juni 2026, Kepala BRMP Bengkulu (Shannora Yulisari) mengikuti acara pembukaan PENAS dan mengunjungi Gelar Teknologi Inovasi Pertanian Unggulan Kementerian Pertanian. PENAS ini dihadiri oleh Wapres RI, Mentan, Anggota Komisi 4 DPR RI, Barantin, Kepala Bulog, Pejabat Eselon I dan II Kementan, Gubernur/Bupati seluruh Indonesa, Perusahaan Swasta Bidang Pertanian, Seluruh Pejabat Provinsi dan KTNA Se-Indonesia.
Pada kegiatan pembukaan ini Gubernur Provinsi Gorontalo (Gusnar Ismail) memberikan kata sambutan selamat datang kepada Wapres RI dan seluruh peserta PENAS sudah hadir di Provinsi Gorontalo dalam keadaan sehat dan rasa suka cita.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada peserta kontingen provinsi terbanyak yang hadir yaitu dari Sulawesi Utara (1.574 orang), Sulawesi Tengah (901 orang) dan Kalimantan Timur (657 orang). Beliau menyampaikan bahwa terlihat spirit dari seluruh petani untuk melanjutkan swasembada pangan dan menjadikan lumbung pangan di indonesia.
Pada kesempatan ini Menteri Pertanian RI (Andi Amran Sulaiman) menyampaikan arahan dan sambutan. Pada arahan beliau menyampaikan prestasi di bidang pertanian dimasa pimpinan Presiden RI (Prabowo Subianto) diantaranya 5,2 jt ton stok cadangan pangan, harga gabah dari Rp. 5.500 menjadi Rp. 6.500/kg, harga pupuk turun 20%
NTP naik 127,73 % selama 34, PDB naik, harga cpo naik, ekspor naik 166,71 T. Selain itu beliau menyampaikan peogram unggulan Kementerian Pertanian mulai dari komoditi pangan, hortikultura, perkebunan, irigasi, bahkan ada kegiatan hililirisasi perkebunan seluas 870.890 ha.
Kegiatan dilanjutkan dengan Arahan dan pembukaan Wakil Presiden RI. Arahan beliau mengucapkan terima kasih sudah melaksanakan kegiatan PENAS ini dengan sukses kepada semua pihak. Semoga sektor pertanian dan program swasembada pangan terus meningkat.
Pada kesempatan ini Wapres berdialog langsung dengan KTNA untuk menyampaikan keluh kesah serta kesan dalam bertani. Acara dilanjutkan dengan pembukaan acara secara resmi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Gelar Teknologi Inovasi Pertanian Unggulan Kementerian Pertanian.