RAKOR GASPOL! Rejang Lebong Satukan Langkah Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan
Rabu, 08/07/2026 — Semangat swasembada pangan terus digelorakan! Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Kabupaten Rejang Lebong resmi digelar di Aula Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong secara hybrid dan dihadiri langsung oleh jajaran pemangku kepentingan strategis.
Turut hadir Asisten II Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong (Titin Verayensi), Kepala Balai Besar PPMBTPH selaku PJ LTT Provinsi Bengkulu (Andi Muhammad Idil Fitri), Kepala BRMP Bengkulu yang diwakilkan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu (Rosmala Dewi), unsur Forkopimda, Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Tim Pupuk Indonesia, distributor dan kios pupuk bersubsidi, Kelompok Substansi Penyuluhan Pertanian Provinsi Bengkulu, Katimker, penyuluh pertanian se-Kabupaten/Kota, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Rakor dibuka oleh Perwakilan Bupati Rejang Lebong yang menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah prioritas pembangunan nasional dan daerah. Kabupaten Rejang Lebong memiliki potensi besar mulai dari lahan sawah, perkebunan kopi, hortikultura hingga buah unggulan yang harus terus dioptimalkan. Melalui rakor ini diharapkan lahir rekomendasi dan langkah strategis yang cepat diimplementasikan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam upaya percepatan target LTT Provinsi Bengkulu bulan Juli 2026, Kepala Balai Besar PPMBTPH memaparkan evaluasi dan strategi percepatan. Sementara itu Kepala BRMP Bengkulu memperkenalkan program unggulan Kementerian Pertanian yaitu Pertanian Modern melalui Advanced Agricultural System atau PM-AAS. Program transformasi ini mendorong mekanisasi, digitalisasi, teknologi budidaya modern dan penguatan manajemen usaha tani untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Provinsi Bengkulu sendiri mendapat target pengembangan PM-AAS seluas 8.214 hektare di 10 kabupaten/kota. Sebagai dukungan, BRMP Bengkulu telah menyiapkan demplot padi PM-AAS seluas 2 hektare sebagai lokasi percontohan bagi para penyuluh sebelum diseminasi ke petani.
Kegiatan dilanjutkan dengan workshop evaluasi capaian LTT yang disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHB Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, dan ditutup dengan sesi diskusi yang dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu.
Sinergi, kolaborasi dan aksi nyata adalah kunci. Rejang Lebong siap melangkah lebih maju untuk mewujudkan lumbung pangan yang kuat dan berkelanjutan!
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi