PM AAS Mode On: BRMP Bengkulu Terapkan Teknologi Adaptif untuk Atasi Blas Daun
Selasa, 04/08/2026 — Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan pengamatan pertumbuhan pertanaman padi sawah pada demplot kegiatan teknologi adaptif PM AAS di Poktan Karya Mukti, Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja.
Demplot seluas 1 hektare ini menggunakan varietas Inpari 32. Saat pengamatan, tanaman padi berusia 26 HSS dan tengah memasuki pemupukan pertama menggunakan pupuk NPK. Dua hari sebelumnya, tepatnya 2 Agustus 2026, juga telah dilakukan pengendalian gulma dengan herbisida selektif.
Dari hasil pemantauan, kondisi pertanaman terpantau kurang optimal. Hal ini dipicu oleh kondisi lahan sawah yang sebelumnya terdampak kekeringan, sehingga memicu munculnya serangan penyakit blas daun. Untuk mengatasinya, tim merekomendasikan penyemprotan fungisida berbahan aktif Azoksistrobin 200 g/l dan Difenokonazol. Selain itu, untuk membantu pemulihan dan meningkatkan pertumbuhan tanaman dari stres kekeringan, dilakukan juga penambahan pupuk Ultradap sesuai dosis anjuran.
BRMP Bengkulu akan terus melakukan pendampingan agar demplot teknologi adaptif PM AAS ini dapat tumbuh optimal dan menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna bagi petani di wilayah Bengkulu.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi
#HUT81KemerdekaanRI