Evaluasi Kondisi Pertanaman, BRMP Bengkulu Dampingi PL2 Pertanaman Benih Kedelai Rejang Lebong
Kamis, 9 Juli 2026, Tim BRMP Bengkulu bersama Pengawas Benih Tanaman Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong (Langgeng Jauhari) melaksanakan pemeriksaan lapang kedua pada pertanaman benih kedelai di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pertanaman serta memastikan pertumbuhan tanaman sesuai dengan persyaratan produksi benih.
Pada saat pemeriksaan, pertanaman kedelai telah berumur sekitar 42 hari setelah tanam (HST). Secara umum, pertumbuhan tanaman berlangsung baik dan sebagian besar tanaman telah memasuki fase pembentukan polong. Selain itu, terpantau adanya serangan ulat jengkal pada daun kedelai serta keberadaan ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman sela berupa jagung di sekitar areal pertanaman sehingga perlu dilakukan pemantauan secara berkala.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lapang, pertanaman dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dilanjutkan sebagai pertanaman calon benih. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tanaman yang menyimpang dengan pertumbuhan lebih lambat dibandingkan tanaman lainnya. Tanaman tersebut masih berada pada fase awal pembentukan polong, sedangkan sebagian besar populasi telah memasuki fase pembentukan polong yang lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan lapang, dilakukan kegiatan roguing terhadap tanaman yang menyimpang untuk menjaga kemurnian varietas, keseragaman pertanaman, serta memenuhi ketentuan dalam produksi benih. Tanaman yang tidak sesuai dicabut agar tidak memengaruhi mutu benih yang akan dihasilkan.
Melalui pemeriksaan lapang ini diharapkan kualitas pertanaman benih kedelai tetap terjaga hingga panen serta mendukung penyediaan benih bermutu bagi pengembangan komoditas kedelai di Provinsi Bengkulu. Setelah panen, direncanakan akan dilakukan penanaman kembali benih kedelai pada lahan yang sama seluas 2 hektar sebagai upaya menjaga kesinambungan produksi benih di Kabupaten Rejang Lebong.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi