BRMP Bengkulu Dampingi PJ BP Provinsi Bengkulu Membina BP di Bengkulu Tengah
Jumat, 13 Maret 2026, PJ Brigade Pangan Provinsi Bengkulu (Kepala BBPKH Cinagara),bersama PJ dan LO Swasembada Pangan Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan pendampingan BP kepada 4 BP di Bengkulu Tengah yaitu BP Kelapa Tangguh, BP Ite Besame, BP Barisan Petani Muda dan BP Taba Penanjung. Acara bertempat di BPP Talang Pauh dihadiri oleh Katimker Penyuluh Pertanian Kab. Bengkulu Tengah, Ketua KJF Penyuluh, Penyuluh Pendamping BP/Korluh BPPTalang Pauh, Merigi Kelindang, dan BPP Taba Penanjung, PPL, Manajer serta Pengurus BP di Bengkulu Tengah.
Pendampingan BP diawali dengan sambutan Katimker Penyuluh Pertanian Kab. Bengkulu Tengah (Edison).
Selanjutnya sambutan dari PJ Swasembada Kab. Bengkulu Tengah (Sri Suryani M. Rambe) menyampaikan agar seluruh pengurus BP tetap semangat walaupun bantuan alsintan belum diterima. Usulan alsintan tahun 2025 yg belum diterima BP, telah diperbaharui dan diusulkan kembali ke pusat. Aktivitas BP diupayakan tetap berjalan seperti pertemuan bulanan dan pengumpulan modal serta budidaya tanaman.
PJ Brigade Pangan Provinsi Bengkulu (Inneke Kusumawati) mengarahankan penyuluh pertanian walaupun sudah bergabung di Kementan namun tugas sehari-hari masih membantu Pemerintah Daerah, jadi harus tetap berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. Jika ada permasalahan dilapangan, agar disampaikan secara berjenjang melalui Katimker di kabupaten. Setiap BP harus ada kegiatan agribisnis pertanian seperti UPJA (sewa dan bengkel alsintan) serta produksi padi. Kegiatan BP jangan vakum karena BP sudah mendapatkan bimbingan dan pelatihan.
Pendampingan dilanjutkan dengan diskusi bersama ke-4 manajer BP tentang kegiatan yang sudah dilakukan oleh BP dan permasalahan dilapangan antara lain masalag permodalan yang menyebabkan BP belum berkinerja aktif padahal poktan sudah siap untuk bekerjasama.
PJ BP menghimbau agar pengurus BP ke Bank BRI ubtuk menyampaikan bahwa sudah ada MoU antara Kementan dan Bulog sebagai offtaker
Selain masalah BP, juga dibahas target pusat untuk LTT di Bengkulu Tengah yg melebihi LBS existing serta upaya2 yg perlu dilakukan.