Banper Jalan, Target Hijau! BRMP Bengkulu Gas Percepatan di RL
Kegiatan diawali dengan koordinasi di CWS Lubuk Ubar bersama Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Rejang Lebong, Liaison Officer (LO) Rejang Lebong, Katimker, dan para penyuluh. Diskusi difokuskan pada pelaksanaan bantuan pemerintah dan perencanaan Bimbingan Teknis.
Dalam pertemuan tersebut, Katimker Kabupaten Rejang Lebong (Didik Ari Supeno) menyampaikan kondisi sumber daya penyuluh di wilayahnya. Saat ini terdapat 51 penyuluh yang terdiri dari 33 PNS dan 18 PPPK, tersebar di 15 kecamatan dan 10 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Jumlah tersebut dinilai belum ideal untuk melayani 156 desa yang ada. Pihaknya juga menyampaikan kebutuhan pembinaan dan pendampingan dari BRMP Bengkulu, khususnya dalam rangka transformasi organisasi agar sistem, budaya, dan struktur kerja dapat beradaptasi dengan tuntutan program Kementerian Pertanian.
Laporan Luas Tambah Tanam (LTT) padi bulan Juni 2026 di Kabupaten Rejang Lebong tercatat 68,35 ha dari target 904 ha. Dengan capaian tersebut, Kabupaten Rejang Lebong saat ini berada pada zona kuning dan diproyeksikan masuk zona hijau dalam satu minggu ke depan.
Penanggung Jawab Swasembada Pangan menyampaikan arahan agar penyuluh lebih proaktif menggali kebutuhan petani dan segera menyampaikan usulan program. Beberapa usulan yang disampaikan meliputi bantuan benih padi reguler dan oplah, bantuan komoditas cabai dan bawang putih, pengembangan kawasan kopi, irigasi perpompaan dan perpipaan, serta pengolahan lahan melalui program CSR.
Rencana pelaksanaan Bimtek disepakati pada 3 Juli 2026 di Kantor CWS Lubuk Ubar. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari penyuluh 10 BPP, Manager BP, dan penyuluh CWS akan mengikuti kegiatan tersebut. Materi yang diusulkan meliputi teknis pengusulan banper dan teknologi budidaya bawang putih.
Tim BRMP Bengkulu juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong. Pertemuan dihadiri Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kabid TPH, dan Kabid PSP. Dinas menyampaikan arahan agar kegiatan banper yang belum selesai segera dituntaskan. Untuk jadwal Bimtek, Dinas mengusulkan penyesuaian karena tanggal 3 Juli bertepatan dengan hari Jumat.
Di akhir kegiatan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan BRMP Bengkulu dan berharap komunikasi terkait perkembangan program terus dijaga.
BRMP Bengkulu berkomitmen untuk terus mengawal dan mendampingi percepatan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di wilayah Bengkulu.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi