Musim Hujan Lebih Panjang, BRMP Bengkulu Siap Dampingi Petani Hadapi Tantangan Iklim
Kamis (02/10/2025), Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bengkulu turut hadir dalam Konferensi Pers Prediksi Musim Hujan 2025/2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Stasiun Klimatologi Bengkulu.
Dalam arahannya, Kepala Koordinator BMKG menekankan pentingnya informasi iklim sebagai dasar kebijakan sekaligus upaya mitigasi bencana. Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG menyampaikan bahwa hingga akhir 2025 kondisi El Nino–La Nina diperkirakan tetap netral, namun curah hujan di Bengkulu berpotensi lebih tinggi dari normal, terutama di wilayah tengah dan selatan.
Paparan forecaster BMKG Bengkulu mengungkapkan bahwa sejak awal Oktober hampir seluruh wilayah Bengkulu telah memasuki musim hujan dengan durasi lebih panjang serta intensitas lebih tinggi. Kondisi ini diperkirakan akan berpengaruh signifikan pada sektor pertanian.
Sebagai langkah mitigasi, berbagai upaya dapat dilakukan, antara lain penyesuaian jadwal tanam, penggunaan varietas padi tahan genangan, pengaturan lahan serta irigasi, hingga peningkatan kesiapsiagaan petani melalui pelatihan. BRMP Bengkulu berkomitmen mendampingi petani agar tetap produktif menghadapi musim hujan di atas normal, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu.