GERTAM PM-AAS DI BUMI PAT PETULAI! BRMP Bengkulu Gaspol Bersama TNI-Polri
Sabtu, 22 Agustus 2026 — Semangat modernisasi pertanian kembali menggema! Kepala Balai Besar bersama Tim BBRMP Bengkulu hadir dalam Gerakan Tanam Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di lokasi OPLAH/CSR 2025, KWT Teratai, Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong.
Kegiatan ini dihadiri jajaran lintas sektor mulai dari Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi Inovasi Pengelolaan Irigasi Hendri Sosiawan, Kabid TP Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Kepala Dinas PU, Dandim 0409, Kapolres Rejang Lebong, Camat Bermani Ulu Raya, KTNA, Ketua Tim Kerja Penyuluh, Korluh, Penyuluh, Kepala Desa Air Bening dan Babakan Baru, hingga Brigade Pangan Raja Bermano dan Caping Muda Bersatu.
Acara dibuka Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong dan dilanjutkan penanaman serentak di lahan KWT Teratai menggunakan Drum Seeder rakitan penyuluh. Sebuah bukti nyata sinergi inovasi dan gotong royong di lapangan.
Dalam arahannya TAM Kementerian Pertanian menyampaikan momentum Gertam PM-AAS harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan pertanian presisi. Perhatian khusus diberikan pada aplikasi pemupukan, khususnya penggunaan silika agar hasil optimal.
Sesi diskusi hangat juga terjadi, Petani antusias bertanya tentang peluang untuk anak petani, penggunaan benih lokal, hingga cara mengakses bantuan pemerintah khususnya untuk Brigade Pangan.
Kepala BRMP Bengkulu (Shannora Yuliasari) menegaskan bantuan untuk petani harus diusulkan sesuai kebutuhan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika tidak dimanfaatkan maka akan dialihkan kepada petani lain yang lebih membutuhkan. Sementara PJ Brigade Pangan Inneke Kusumawati mengingatkan penyuluh agar memberi atensi penuh saat apel pagi dan bertanggung jawab penuh terhadap penyaluran bantuan dengan spesifikasi yang tepat.
Kepala BWS Sumatera VII juga mengajak petani bersama penyuluh segera mengusulkan kebutuhan irigasi melalui aplikasi SIPURI sebelum ditutup September. Di sisi lain, Kadis PU Rejang Lebong menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Pertanian untuk usulan jaringan primer dan sekunder.
Kolaborasi, inovasi, dan semangat bersama jadi kunci. Rejang Lebong siap melangkah menuju pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan!
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi
#HUT81KemerdekaanRI